Operasi Tumor Tiroid pada Kucing

Tahukah Anda bahwa kucing dapat memiliki kelenjar tiroid yang hiperaktif?  Hal ini dikenal juga sebagai hipertiroidisme. Hipertiroidisme merupakan kondisi yang cukup umum pada kucing yang sudah tua. Faktanya, sebagian besar kucing yang terinfeksi tumor jinak atau pembesaran kelenjar tiroid berusia lebih dari 10 tahun.

Apa itu hipertiroidisme?

Hipertiroid adalah ketika kelenjar tiroid bekerja keras dan memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Karena hormon ini mengendalikan banyak organ, hal itu dapat menyebabkan berbagai konsekuensi di antaranya yaitu penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat, muntah dan / atau diare, lebih agresif, banyak minum dan buang air kecil, peningkatan detak jantung, murmur jantung, dan rambut kasar.

Kucing yang gemuk dengan rambut cantik dapat berubah menjadi kucing tua, kurus, dengan rambut kasar dan berlarian di rumah secara tidak wajar.

 

Bagaimana hipertiroidisme didiagnosis?

Beberapa gejala hipertiroidisme mirip dengan penyakit lain, oleh karena itu penting untuk melakukan pemeriksaan lengkap. Dimulai dengan pemeriksaan fisik menyeluruh. Nodul kecil pada tiroid sering dapat dirasakan oleh dokter hewan Anda. Cek darah, termasuk pengukuran kadar hormon tiroid, adalah langkah selanjutnya. Peningkatan laju metabolisme hipertiroidisme dapat menyebabkan penyakit ginjal dan komplikasi jantung, sehingga keduanya harus dipantau sebelum dan setelah pengobatan dimulai. Diagnosa penunjang yang  dibutuhkan cek darah, X-ray, dan ultrasonografi.

Resiko apa yang didapatkan saat operasi tiroid?

Selain resiko anestesi, salah satu risiko utama pembedahan adalah kerusakan atau pengangkatan kelenjar paratiroid secara tidak sengaja.  Ada dua kelenjar paratiroid di setiap sisi: satu di dalam setiap kelenjar tiroid, dan satu di luar setiap kelenjar tiroid. Ketika kita menghilangkan kelenjar tiroid, kita menghilangkan kelenjar paratiroid "internal". Jadi hanya ada dua kelenjar paratiroid eksternal yang tersisa.  Jika mereka diangkat secara tidak sengaja, bersama dengan massa tiroid yang besar, atau jika mereka rusak selama operasi, maka tiga atau bahkan keempat kelenjar paratiroid mungkin diangkat. Akibatnya, kucing mungkin mengalami komplikasi yang disebut hipokalsemia yang berarti bahwa kadar kalsium dalam aliran darah sangat rendah.

Obat apa yang dibutuhkan setelah operasi tiroid?

Selain obat pereda nyeri dan antibiotik biasa, hipokalsemia (kalsium rendah) perlu dikelola jika berkembang.  Ini biasanya dilakukan dengan memberikan suplemen kalsium dan / atau vitamin D.

Bagaimana hasil dari pengobatan hipertiroidisme?

Jika tumor tiroid termasuk ke dalam adenokarsinoma yaitu tumor ganas, hasilnya akan buruk. Namun, jika pembesaran kelenjar tiroid jinak (adenoma) memiliki hasil yang jauh lebih baik. Meskipun begitu hasilnya juga tergantung adakah komplikasi yang terjadi pada ginjal atau jantung.  Kebanyakan kucing hidup bertahun-tahun setelah jika didiagnosa lebih awal.

 

Seperti halnya penyakit lain, semakin cepat Anda mengatasinya, semakin banyak pilihan yang Anda miliki dan semakin baik hasilnya. Jika kucing Anda beraktivitas tidak seperti biasanya, silakan kunjungi dokter hewan sesegera mungkin.

 

Sumber : http://www.pethealthnetwork.com/pet-news/our-experts/dr-peter-kintzer-dvm-dacvim